Pameran Batu Akik, Manokwari.

Tarik Minat Warga, Swissbel Gelar Pameran Batu Akik

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Manajemen Swiss Belhotel Manokwari menggandeng iven organising (IO) Seruni Entertain menggelar pameran batu akik dengan maksud menarik minat warga Kota Manokwari terhadap batu akik Manokwari.

“Kegiatan digelar selama 10 hari, terhitung dari 19 – 28 oktober 2015 di Toko Orchid Swalayan Manokwari. Itu diikuti para kolektor batu akik dan pedagang batu akik yang ada di Manokwari,” kata Public Relation Swiss Belhotel Manokwari, Didi, Kamis.

Beragam jenis batu alam yang di poles menjadi batu cincin bernilai dipajang dan dijual dengan harga berfariasi, tergantung jenis dan ukuran. Batu akik yang dibandrol dengan harga mulai dari Rp. 200 ribu sampai Rp. 5 juta.

Batu akik yang dijual tidak hanya yang terkenal seperti batu bacan, dan batu-batu dari wilayah nusantara lainnya, namun batu akik lokal tanah Papua seperti batu Wondama, batu Raja Ampat, batu Kebar dan batu cyclop Jayapura.

Salah satu kolektor batu akik, Abdul Kamal yang juga ikut menjajakan batu koleksinya pada pameran batu akik itu menyatakan, “Saya sangat antusias dengan kegiatan pameran ini. Sebab menurut saya kegiatan pameran batu akik ini untuk menggugah masyarakat yang ada di atas tahan Papua tentang banyaknya potensi alam yang dapat dikelola menjadi sumber pekerjaan dan pendapatan yang dapat mensejahterakan masyarakat Papua. Salah satunya adalah kekayaan batu alam yang dapat diolah menjadi batu akik yang bernilai jual tinggi dan bernilai seni yang mengagumkan.”

Lalu bagaimana tanggapan Kamal terhadap menurunnya minat warga? “Kalau ada yang ramai-ramai pakai batu akik terus tiba-tiba mengendur, berarti dia bukan penggila batu akik dan belum memahami kenikmatan memakai batu akik. Beda dengan saya dengan kebanyakan orang yang menjadi penggila batu akik, sampai kapan pun kami akan mencari batu akik, karena pakai batu akik bisa membuat saya rasa bahagia secara batiniah,” ujar Kamal dengan bangga. Batu akik mulai terkenal diburu warga sejak diberitakan secara besar-besaran oleh media. |RIZALDY