Tekan harga gula, Bulog Manokwari gandeng distributor

MANOKWARI— Perum Bulog semakin gencar menekan harga gula pasir di wilayah Kabupaten, Manokwari, Papua Barat, dengan menggandeng sejumlah distributor barang di daerah tersebut.

“Sudah ada empat distributor yang bekerjasama dengan Bulog. Dalam waktu dekat ada satu lagi yang akan bekerjasama,” kata Kepala Perum Bulog Subdivre Manokwari Muhammad Said di Manokwari, Rabu.

Dia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menerbitkan peraturan terkait penjualan gula pasir kemasan 50 kilo gram. Melalui peraturan itu pemerintah membatasi penjualan gula pasir jenis ini bagi para distributor.

Peraturan tersebut bertujuan untuk menekan harga gula agar tidak memberatkan masyarakat selaku konsumen.

“Harga gula hingga ditangan konsumen tidak boleh lebih dari Rp.12.500. Saat ini masih banyak yang menjual gula dengan harga hingga Rp.18 ribu,” katanya.

Sesuai peraturan tersebut, lanjut Said, penjualan gula kemasan 50 kg hanya bisa dilakukan oleh Bulog. Melalui kerjasama antara Bulog dengan swasta maka, distributor tersebut akan mengambil gula dari Bulog dengan harga beli dan harga jual yang sudah ditentukan.

Ia berharap, ada lebih banyak distribitor yang bekerjasama dengan Bulog. Dengan demikian upaya pemerintah menekan harga gula dapat segera terwujud.

“Hari ini kami melaksanakan penandatangan nota kerjasama dengan Toko Bandang. Berikutnya ada satu toko lagi yang ingin bekerjasama dengan kami,” katanya.

Untuk mempercepat upaya pemerintah dalam menyetarakan harga, Bulog lanjut Said juga menggandeng Kepolisian untuk melakukan pengawasan.(ibn)

 

Tinggalkan Balasan