Yan Christian Warinussy

Telan Miliaran Rupiah, Penegak Hukum Diminta Awasi Sidang Sinode

SORONG, Cahayapapua.com— Ketua Pengarah Forum Persekutuan Presbiter Jemaat Manokwari, Yan Christian Warinussy mengajak warga jemaat dan masyarakat terutama penegak hukum untuk mengawal proses jalannya pelaksanaan Sidang Sinode yang berlangsung di Raja Ampat. Menurutnya anggaran yang dikucurkan untuk kegiatan tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Warinussy mengatakan jika anggaran begitu besar namun tidak sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan maka hal tersebut perlu dipertanyakan. Pada umumnya ia mengatakan, kegiatan sidang paling berlangsung tiga sampai empat hari, dengan pembahasan agenda persidangan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ketua lama, penyampaian pandangan umum tentang LPJ ketua, pembahasan tata tertib hingga proses pemilihan ketua baru.

Sementara sampai saat ini kegiatan telah berlangsung selama 1 minggu. Ia mempertanyakan lamanya kegiatan tersebut apakah untuk menunjukkan kepada pemerintah dan masyarakat bahwa pelaksanaan Sidang Sinode menelan anggaran miliaran rupiah?

“Hampir seluruh Pemda memberikan bantuan begitu besar, seperti Pemda Yalimo Provinsi Papua yang memberikan dana sebesar Rp 1 miliar. Itu hanya untuk kegiatan sedangkan akomodasi peserta pemda Yalimo tanggung sendiri, belum lagi informasi yang kami terima Pemda Raja Ampat beri bantuan Rp 10 miliar, keluarga bupati sendiri berikan kurang lebih Rp 1 milyar, ditambah bantuan dari warga jemaat serta pejabat-pejabat daerah memberikan sumbangan pribadi, ada yang Rp 100 juta, ada yang lebih ada pula dibawah itu,” kata Warinussy.

Karena itu Presbiter meminta pihak yang terkait melakukan audit penggunaan anggaran tersebut. “Jangan berpikir karena dana itu bentuk hibah jadi tidak ada pertanggungjawaban. Itu juga harus ada pertanggungjawaban, supaya jelas penggunaannya, sehingga ada kepercayaan timbal balik terhadap pemerintah sebagai mitra dengan GKI di Tanah Papua,” pungkasnya. (NSR)

Tinggalkan Balasan