ilustrasi-penembakan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Kisruh pelaku penembakan pelatih serta atlet Tinju Papua Barat terjawab sudah. Penyidik Polres Manokwari telah menetapkan satu orang tersangka terkait kasus yang terjadi pada 17 November lalu di Jalan Gunung Salju Amban Manokwari.

Oknum Anggota Brimob Berinisial R Alias RM diduga melakukan penembakan terhadap Appolos Abidondifu serta Christian Renyaan.

Dalam waktu dekat, Polres Manokwari bersama  Polda Papua Barat akan melakukan gelar perkara atas kasus tersebut di Mapolda Papua Barat. Dalam gelar perkara nanti, akan banyak motif baru yang muncul dari perkara tersebut.

Kapolres Manokwari melalui Kasat Reskrim Polres Manokwari  AKP Hengky K Abadi kepada wartawan,Kamis (3/12) di ruang kerja mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan di rutan Mako Brimob Manokwari untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah ditahan di Mako Brimob Polda Papua Barat, tadi malam surat penangkapan serta penahanannya sudah diserahkan,” ucapnya.

Menurut Kasat, bukan hanya alat bukti saksi dan petunjuk yang menyeret R ke Hotel Prodeo, melainkan hukum yang membuktikannya, mengingat penetapan tersangka diperlukan bukti-bukti. “Ketika  menetapkan sebagai tersangka untuk dilakukan penangkapan syaratnya adalah bukti,” jelasnya.

Kasat juga menjelaskan dalam perkara tersebut, pelaku R dipastikan akan dikenakan pasal berlapis yakni penganiayaan serta terkait penugasannya yang sontar dikabarkan tidak dibekali oleh senjata api. Sehingga diduga R memiliki senjata api illegal. R Alias RM dipastikan akan dijerat Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api dengan Hukuman Penjara 20 Tahun Kurungan. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM