ilustrasi

Terbentuk Sejak 2006, Musda Dewan Kesenian Baru Akan Digelar

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Untuk pertama kali sejak 2006, Dewan Kesenian Papua Barat akan menggelar Musyawarah Daerah I mengundang perwakilan seniman dan budayawan dari seluruh kabupaten/kota di Papua Barat. Musda yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi ini akan digelar pada Kamis – Sabtu, (10-12/12).

Ketua Panitia Musda I Dewan Kesenian Papua Barat, Amos Rumbiak mengatakan, Musda ini dikatakan sebagai Musda pertama sebab sejak Dewan Kesenian Papua Barat terbentuk dengan pengurus periode 2006-2009, belum pernah menggelar Musda.

“Melihat kemandekan ini gubernur Papua Barat kemudian mengambil sikap untuk menunjuk panitia Musda Dewan Kesenian pada 11 September 2015 lalu,” kata Amos di kantor Gubernur Papua Barat Arfai, saat hendak bertemu Sekda, Kamis (3/12).

Amos mengatakan untuk memuluskan pelaksanaan Musda tersebut ia telah bertemu dengan pengurus lama Dewan Kesenian Papua Barat diantaranya AS Wambrauw dan Ongki Raubaba.

Pertemuan itu menurut Amos juga menyepakati bahwa Musda tidak akan membahas permasalahan yang dihadapi pengurus periode 2006-2009. “Jadi semua permasalahan dibawah tahun 2015 kami anggap tidak pernah ada, dan kami tidak tahu itu,” kata Amos.

Ia menerangkan perihal ini juga telah disampaikan kepada pejabat berwenang seperti Biro Umum setda Papua Barat, Asisten I Setda Papua Barat, Asisten III Setda Papua Barat dan Sekda Papua Barat.

Terlepas dari itu ia berharap para seniman dan budayawan di kabupaten/kota se Papua Barat harus siap mensukseskan Musda ke-I Dewan Kesenian Papua Barat ini.

“Seniman dan budayawan harus siap sukseskan Musda, karena di Musda selain sebagai sarana reorganisasi, juga untuk menyusun program kerja dan arah kebijakan dewan kesenian periode 2015-2020,” terangnya.

Ia juga berharap, pengurus periode 2015-2020 setelah dilantik nanti segera melakukan koordinasi dan konsolidasi pembentukan dewan kesenian di kabupaten/kota. | RIZALDY