Enam terdakwa pemasok Miras ke Manokwari divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Manokwari, Selasa (20/1/2015). | CAHAYAPAPUA.com |Takdir

Terbukti Pasok Miras ke Manokwari, 6 Orang Dihukum Berbeda

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Pengadilan Negeri Manokwari menjatuhkan vonis denda bervariasi antara 3 – 10 juta rupiah kepada 6 orang yang terbukti memasok minuman keras (Miras) ke Manokwari, Papua Barat.

Sidang vonis terhadap mereka di gelar di Pengadilan Negeri Manokwari, yang dipimpin Jimmy Wali, SH, Selasa (20/1/2015).

6 orang pemasok miras tersebut ditangkap Satuan Reskrim Narkoba Polres Manokwari dilokasi berbeda. Mereka adalah Heis Patinawa, Heri, Samsia, Siti, Dawan Darmawan dan Sister.

Heis Patinawa, divonis dengan denda Rp 10 juta atau subsider kurungan penjara 3 bulan karena terbukti memasok Miras ke Manokwari berupa 35 karton Vodka dan 12 botol miras merk Black Label.

Heri didenda Rp 7 juta atau subsider 2 bulan kurungan penjara. Ia terbukti membawa miras 10 karton Vodka dan 3 karton Bir Hitam dari Kabupaten Teluk Bintuni untuk dijual di Manokwari.

Untuk Samsia ia divonis hakim denda Rp 6 juta atau subsider 2 bulan kurungan penjara. Yang bersangkutan terbukti membawa 8 karton Anggur Merah dan 2 karton Vodka.

Siti divonis hakim denda Rp 5 juta atau subsider 2 bulan kurungan penjara dengan. Ia memasok 30 botol miras jenis Sopi dan 9 botol Vodka. Seluruh Miras tersebut sudah laku terjual sebelum polisi menggerebek dirinya.

Sementara Dawan Darmawan didenda hakim Rp 3 juta atau subside 1 bulan kurungan penjara. Orang ini memasok miras 85 botol Vodka. Sister divonis hakim denda Rp 3 juta atau subsider 2 bulan kurungan karena terbukti memasok miras ke Manokwari sebanyak 4 botol miras jenis Chivas dan 22 botol Vodka.

Para terdakwa di dalam persidangan mengakui perbuatannya, bahkan mereka sudah mengetahui bahwa di Manokwari sudah ada peraturan daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pelarangan Minuman Keras, seperti tertuang dalam pasal 8 ayat 1 tentang perda tersebut.

Majelis hakim memberikan waktu selama tujuh hari kepada mereka untuk berfikir, apakah mereka mau membayar denda atau menjalani hukuman kurungan penjara, sesuai amar putusan yang dibacakan hakim. Dawan Darmawan langsung membayarkan denda dalam sidang.

Dalam persidangan ini majelis hakim meminta keterangan dua saksi dari kepolisian. Namun satu saksi sedang menjalankan tugas, sehingga hanya satu saksi yang dihadirkan bernama Eko.

Dalam kesaksiannya, Eko mengaku ikut serta dalam penggeledahan dan menangkap para terdakwa yang membawa minuman keras. Para terdakwa ini memasok dan menjual Miras ini secara sembunyi-sembunyi tanpa adanya surat ijin menjual Miras.

Sejumlah barang bukti yang dihadirkan di persidangan langsung disita untuk dimusnahkan.

Selain dihadiri JPU, sidang ini juga dihadiri Kasat Reskrim Narkoba Polres Manokwari, AKP Andis Anshori. |TAKDIR

 

Tinggalkan Balasan