Ilustrasi Korupsi.

Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung SMA Sorong Disidang Hari Ini

SORONG, CAHAYAPAPUA.com- Sidang kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), proyek pembangunan Empat ruang Sekolah Menengah Umum (SMU) Negeri l Kokoda, Kabupaten Sorong Selatan, hari ini kembali digelar di Pengadilan Negeri Manokwari. Dalam kasus itu Krisno dan Maksimus Fatori ditetapkan sebagai terdakwa sejak beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Pidana Khusus (KasiPidsus) Kejaksaan Negeri Sorong, Benony Kombado, S.H, M.H, saat ditemui CP di ruang kerjanya mengatakan, dalam sidang kali ini, beragendakan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi yang terkait dengan pekerjaan ruang SMU tersebut. Sayangnya mantan Kasipidsus Serui ini enggan memberitahukan para saksi yang akan dihadirkan.

Kedua terdakwa diduga telah menyalahgunakan uang negara yang dicairkan dari Kementrian Pendidikan, untuk melakukan pembangunan empat ruang kelas. Akibatnya Negara mengalami kerugian kurang lebih sebesar Rp 600.000.000.- hal ini sesuai dengan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua Barat .

Dalam perkara ini, kedua terdakwa dijerat dengan pasal 2 ayat 1, Jounto (jo) pasal 18 ayat 1, 2, dan 3, Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), subsider pasal pasal 3 yat 1 dan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. |NASIR|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan