Danrem (kiri), Dandim (tengah) dan Kasiter Korem bersama kepala Kampung saat meninjau jalan masuk menuju Kampung Duwin Warmare, Manokwari, Rabu (12/7).

Terisolir, warga Duwin desak Pemkab bergegas bangun jembatan

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Warga Kampung Duwin Distrik Warmare Kabupaten Manokwari, hingga kini masih terisolir. Mereka mendesak pemerintah segera membangun jembatan penghubung.

“Sudah tiga orang meninggal karena terseret arus saat menyeberang sungai. Tiga kali kami ajukan proposal tapi belum dijawab,” kata Sekretaris Baperkam Kampung Duwin Yulius Dowansiba, Rabu (12/7).

Dia menjelaskan, kampung ini hanya memiliki satu akses jalan keluar. Tidak ada jalan lain selain harus menyeberang sungai untuk sampai ke jalan raya.

Pembangunan jembatan ini pun sudah beberapa kali dibahas dalam musrenbang tingkat Distrik. Ia berharap pembangunan jembatan di lokasi tersebut menjadi prioritas.

Kondisi tersebut cukup menjadi penghambat bagi perkembangan kampung. Tak jarang anak-anak harus mengurungkan niat mereka untuk berangkat kesekolah.

“Kalau air kali naik siapa juga mau menyeberang. Biar mau ada ujian sekolah sekalipun, lebih baik bertahan dirumah dari pada nekat menyeberang kali lalu hanyut dan hilang,” katanya.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 1703/Manokwari saat ini sedang melaksanakan operasi teritorial di kampung tersebut. Operasi berlangsung sejak 12 Juli hingga 24 September 2017.

Pada pembukaan operasi tersebut, Rabu (12/7), Danrem 171/Prajaviratama/Sorong Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Dandem 1703/Manokwari Letkol Andy Parulian sempat meninjau lokasi.

Operasi tersebut akan difokuskan pada kegiatan fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 1500 meter dan nonfisik berupa penyuluhan belanegara, pertanian serta beberapa kegiatan lain.

“Anggaran yang kita terima dari Mabes TNI terbatas. Tidak cukup kalau kita gunakan untuk bangun jembatan. Butuh dana miliaran untuk membangun jembatan tersebut,” kata dia.

Dandim mengharap pemerintah daerah, baik Kabupaten Manokwari maupun Provinsi Papua Barat untuk mengalokasikan pembangunan terutama jembatan di Kampung tersebut. (ibn)

Tinggalkan Balasan