Frans Amerbay, SE, Ketua DPRD Kaimana.

KAIMANA, CAHAYAPAPUA.com– Ketua DPRD Kabupaten Kaimana Frans Amerbay, SE mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kaimana agar tidak perlu terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang. Masyarakat diajak mengikuti saja seluruh proses baik proses politik, proses demokrasi maupun proses hukum yang sedang berjalan sebagai upaya pendewasaan diri. Dikatakan, Pemilukada telah dilaksanakan, untuk itu apapun keputusan dari seluruh proses yang sedang berjalan harus dapat diterima.

Frans Amerbay menyampaikan hal ini menanggapi proses Pilkada Kaimana yang hingga saat ini masih menyisahkan persoalan. Dikatakan, hasil Pilkada Kaimana setelah keputusan MK masih berlanjut ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) merupakan kelanjutan dari proses politik dan demokrasi yang harus dijalani.

Masyarakat ajaknya, tidak perlu bingung dengan proses yang ada, tetapi sebaliknya mengikuti tahapan yang sedang berjalan sebagai bentuk kedewasaan dalam berpolitik dan berdemokrasi. Ditegaskan, apapun hasil dari proses dimaksud, harus dapat dihargai. Ia mengajak para pendukung maupun simpatisan pasangan calon, agar mampu mengendalikan diri, emosi serta menjunjung tinggi proses yang sedang berlangsung tanpa perlu melakukan tindakan ancam mengancam.

Dijelaskan, keputusan MK adalah berkaitan dengan selisih perolehan suara. Sementara gugatan ke PTUN lanjutnya, biasanya berkaitan dengan pelanggaran administrasi dari pejabat publik yang mungkin terdapat masalah menurut pihak penggugat. Sedangkan ke DKPP jelasnya lagi, biasanya menyangkut kode etik atau dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu baik oleh KPU maupun Panwas. Gugatan terhadap dugaan pelanggaran ini sah-sah saja, dan apapun keputusannya semua pihak harus bisa menerimanya.

“Silahkan saja kalau ada dugaan. Masyarakat tidak usah bingung biarkan semua berproses sebagai bagian dari proses kedewasaan kita dalam proses politik, proses demokrasi dan juga proses hukum. Tidak usah bingung, ikuti saja perkembangannya. Belajar dari hasil atau proses yang sedang berlangsung, pada akhirnya nanti apapun keputusannya harus diterima. Siapa pun bupati yang nanti ditetapkan kemudian dilantik, itu adalah Bupati Kaimana, yang harus mengayomi seluruh masyarakat. Bisa bekerjama dengan pemerintah daerah dalam hal ini para pejabat karir PNS di SKPD dan juga DPRD untuk membangun Kaimana kedepan,” tukas Frans.

Lebih jauh Frans juga mengajak seluruh masyarakat untuk menciptakan situasi aman dan kondusif karena pembangunan tidak akan berjalan baik tanpa adanya rasa aman. “Kata kunci dari pembangunan itu kan harus aman. Daerah harus aman baru kita bisa melaksanakan pembangunan. Kalau tidak aman, kita tidak bisa melaksanakan pembangunan dengan baik. Oleh karenanya saya berharap agar masyarakat, terlebih khusus para simpatisan maupun pendukung pasangan calon agar marilah menjunjung tinggi proses yang sedang berjalan. Pilkada 9 Desember sudah selesai, kita semua harus bisa mengendalikan diri dan emosi,” pungkasnya.