Ilustrasi. Foto: Ist

Tersangka, Eks Plt Kepala BNI Manokwari Belum Ditahan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua belum menahan mantan Plt Kepala BNI Cabang Manokwari Roy Letlera yang terjerat sebagai tersangka dugaan korupsi dana APBD Papua Barat tahun 2012 meski yang bersangkutan sudah pernah diperiksa penyidik.

“Iya penyidik Kejaksaan Tinggi Papua sudah pernah memeriksa tersangka Roy Letlera, namun kami belum menahannya,” ungkap Jaksa Penyidik Kejati Papua, Alex Nuraya di kantor Kejaksaan Negeri Manokwari, Kamis (18/12/2014).

Belum diketahui secara jelas, alasan dari penyidik tidak melakukan penahanan terhadap tersangka Roy. Dua tersangka sebelumnya yakni, mantan Sekda Papua Barat, M.L Rumdaas pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Abepura Jayapura, namun berhubung sakit sehingga dirujuk ke Jakarta untuk berobat.

Sedangkan untuk tersangka Rico Sia, selaku Dirut PT Putra Papua Perkasa sudah mendekam di ruang sel tahanan Lembaga Pamasyarakatan Abepura Jayapura, sambil menunggu berkas perkaranya rampung dan disidangkan di Tipikor Papua Barat.

Dikatakan Alex, selain kedatangannya ke Manokwari untuk menyerahkan tersangka Yustin Teti Sanda ke Kejaksaan Negeri Manokwari, terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Papua Barat TV, penyidik kejaksaan yang beranggotakan dua orang akan melakukan koordinasi dengan BPKP Papua Barat terkait permintaan Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua untuk melakukan audit dugaan korupsi APBD Papua Barat senilai Rp 78 miliar.

Saat ini Kejaksaan Tinggi Papua telah menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi APBD tahun 2013 itu yakni mantan Sekda Papua Barat, M.L Rumadas, Dirut PT Putra Papua Perkasa Rico Sia, serta mantan Plt Bank BNI Cabang Manokwari, Roy Letlera. |TAKDIR

 

Tinggalkan Balasan