Tersangka kasus dugaan korupsi penyelewengan dana swasembada sapi di Dinas Peternakan Papua Barat ketika turun dari mobil tahanan Polres Manokwari di kantor Kejari Manokwari. | CAHAYAPAPUA.com | Takdir

Tersangka Kasus Korupsi Sapi Diserahkan ke Kejaksaan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Setelah berkas perkara dugaan korupsi Swasembada Sapi tahun 2012 di Dinas Peternakan Papua Barat senilai Rp 6,1 miliar dinyatakan lengkap alias P.21 oleh Kejaksaan Negeri Manokwari, Senin (26/1/2015), dua tersangka yakni Amran Yusuf dan Sumarni diserahkan Penyidik Polres Manokwari ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Selain menyerahkan dua tersangka, Penyidik Polres Manokwari juga menyerahkan sejumlah Barang Bukti (BB) hasil sitaan, berupa enam unit mobil, tiga sepeda motor, sertifikat tanah serta sejumlah peralatan lainnya.

Usai memintai keterangan di ruang Jaksa Penuntut Umum (JPU), kedua tersangka dimintai untuk membuat keterangan secara tertulis. Selanjutnya kedua tersangka di boyong ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Manokwari untuk dilakukan penahanan.

Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Timbul Tamba, SH melalui Kasipidsus Jhon Ilef Malamassam, SH menjelaskan, barang bukti yang telah diserahkan pihak kepolisian yakni dokumen Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), surat perjanjian kelompok tani dan kelompok peternakan, dokumentasi dari Dinas Peternakan Papua Barat, mobil, motor dan peralatan mesin lainnya.

Kedua tersangka dijerat pasal 2 dan 3 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, Jo Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dikatakan Jhon, berkas perkara telah diterima, tim kejaksaan akan mempelajari berkas selama 20 hari. Namun jika melampaui 20 hari maka kejaksaan kembali akan memperpanjang masa penahanan kedua tersangka.

Dijelaskan kasus dugaan korupsi Swasembada Sapi di Dinas Peternakan Papua Barat ini, sapi sudah diterima oleh peternakan, namun mekanisme kelompok tani dan pencairan dana dilakukan kedua tersangka tidak sesuai mekanisme pengelolaan sapi ke peternak. “Banyak yang telah di markup,” kata Jhon.

Sementara Kapolres Manokwari, AKBP Jhon Edizon Isir, melalui Kasatreskrim AKP Tommy H Pontororing, SH, membenarkan jika seluruh barang bukti dan dua tersangka sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Selanjutnya penyidik kejaksaan akan melengkapi dua berkas terangka lainnya yakni Kepala Dinas Peternakan Papua Barat, Hary T Uhi yang bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Ruben J Rumere, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Peterankan Papua Barat. |TAKDIR

Tinggalkan Balasan