Ilustrasi Korupsi.

Tersangka Korupsi PBNP Bintuni Diserahkan ke Kejaksaan Pekan Ini

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Kepolisian Resor Teluk Bintuni menyatakan, besok atau lusa, akan menyerahkan berkas dan tersangka kasus dugaan korupsi dana Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP) di daerah tersebut kepada Kejaksaan Negeri Manokwari.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Harry Supriyono mengatakan, berkas dan tersangka yang akan diserahkan kepada pihak Kejari Manokwari pada Kamis atau Jumat tersebut adalah yang terkait dengan tersangka DJ. Dirinya mengatakan berkas perkara dari tersangka DJ merupakan berkas kunci.

“Pertama DJ harus dilimpahkan dulu baru dua tersangka lainnya menyesuaikan, dan kasus tersebut akan tetap bergulir terus tinggal menunggu waktu saja,” ujarnya kepada wartawan di Mapolda Papua Barat, Selasa (29/9).

Harry menerangkan, untuk tersangka SA dan TOM akan menyusul diserahkan kepada Kejari Manokwari. Pihaknya kini sedang melengkapi berkas tahap I keduanya.

Disinggung soal adanya tersangka baru dalam kasus tersebut, dirinya mengatakan belum bisa memastikannya mengingat kasus tersebut masih dalam pengembangan.

DJ alias Djanuri, TOM alias Tavip Onesias Manobi dan SA alias Samsyul Alam. Ketiganya diduga menggelapkan dana pembayaran jasa PNBP dari PT. Kanaka Dwinitra Tunggal dan PT Energi Marine Indonesia (MEI) yang merupakan kontraktor dari BP Tangguh.

Polisi menduga Tavip yang adalah Kepala Kantor Unit Pelabuhan Kelas III Teluk Bintuni periode tahun 2011 hingga 2013 menggelapkan dana PNBP sebesar Rp. 33 miliar, Samsyul yang merupakan kepala UPP Bintuni tahun 2014 menggelapkan senilai RP. 17 miliar sementara Djanuri yang merupakan bendahara diduga turut serta dalam menciptakan kerugian Negara. Polisi menyatakan dalam kurun waktu 4 tahun, ketiga tersangka diduga menciptakan kerugian negara kurang lebih Rp. 50 miliar. |ADITH SETYAWAN