Inspektur Pengawas Daerah Papua Barat Sugiyono. (Toyiban/Cahaya Papua)

Tiga ASN Papua Barat akan jalani sidang etik

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Sebanyak tiga aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Provinsi Papua Barat bulan ini akan menjalani sidang kode etik.

“Ini sidang perdana bagi Majelis Kode Etik ASN Papua Barat setelah terbentuk tahun lalu,” kata Inspektur Pengawas Daerah Papua Barat Sugiyono di Manokwari, Jumat pekan lalu.

Ia mengutarakan, tiga nama ASN tersebut sudah diserahkan kepada Majelis Kode Etik. Sidang perdana akan digelar pekan depan.

“Baru tiga ini yang dilimpahkan. Dari ketiga ASN ada yang hanya staf ada juga yang memegang jabatan eselon,” kata Sugiyono.

Ia belum mengetahui pasti pelanggaran yang perbuat tiga ASN tersebut. Pemberian putusan mengacu pada undang-undang ASN dan PP 53 2010 tentang disiplin pegawai.

Tidak menutup kemungkinan, kata dia, sanksi pemecatan akan di berikan jika yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran berat.

Terkait sanksi bagi mantan narapidana kasus korupsi dari kalangan pejabat daerah, menurut dia ada proses tersendiri.

“Alur penyelesaian berbeda, tergantung kepala daerah. Sesuai aturan yang ada harus diberhentikan tidak dengan hormat karena menyangkut kejahatan jabatan itu,” katanya seraya menambahkan, hal ini sudah diterapkan Pemerintah Kota Manado, Sulawesi Utara.

Terkait hal pemberian sanksi bagi para mantan Napi Korupsi, belum lama ini Hary T mantan Kepala Dinas Peternakan yang dulu terjerat kasus korupsi dan sudah menuntaskan masa hukuman, terlihat memakai seragam dinas lengkap di kantor gubernur.

Terkait hal itu, Sugiyono menyebutkan, proses bagi para mantan Napi akan dilaksanakan setelah sidang kode etik. (IBN)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: