Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Teluk Wondama Yapi Mabuiy bersama dua pejabat dari Kementrian Kelautan dan Perikanan RI. Foto : CAHAYAPAPUA.com | Adlu Raharusun

Tiga Kampung di Wondama dapat Program Desa Pesisir

WONDAMA,CAHAYAPAPUA.com– Selasa (2/12) lalu, dua pejabat dari Kementrian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Pesisir dan Laut RI mengunjungi Kabupaten Teluk Wondama. Pejabat dimaksud adalah Irwan. S.Pi, M.is dan Erva Kurniawan, ST selaku Analis Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim.

“Kita datang kesini (Wondama,red) untuk melihat secara dekat kesiapan penerapan kebijakan pemerintah terkait Pengembangan Desa Pesisir Tangguh atau PDPT yang akan diluncurkan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI,” kata Irwan kepada wartawan disela kunjungannya ke kampung sasaran.

Dijelaskan bahwa Rencana Pengembangan Desa Pesisir Tangguh atau RPDPT, hal itu harus diinisiasi oleh masyarakat setempat untuk mendapatkan program dimaksud. Selanjutnya kelompok masyarakat yang terbentuk akan diberikan pendamping untuk melakukan musyawarah, membentuk program kegiatan prioritas untuk pengembangan desanya. Konsep penerapan programnya adalah lima bina, meliputi bina sumber daya manusia atau SDM, bina Infrastruktur dan lingkungan, bina sumber daya, bina kelembagaan serta bina usaha.

“Program ini sasaranya buat kelompok masyarakat di desa atau kampung pesisir, terutama dalam hal adaptasi terhadap bencana dan perubahan iklim serta mitigasi bencana. Anggaran PDPT ini bersumber dari alokasi APBN yang diperbantukan di Kabupaten, kalau di Provinsi biasanya disebut Dekonsentrasi,” terangnya.

Di Kabupaten Teluk Wondama, ungkap dia, terdapat tiga kampung yang menjadi tujuan program ini sesuai penilaian dari kementrian. Yakni Kampung Yop, Kampung Sumbukorem dan Aysandami – Distrik Teluk Duari.
Irwan berharap masyarakat bisa berkreasi serta memilih kegiatan apa yang hendak dilakukan dan pada gilirannya bisa tumbuh rasa gotong – royong di tengah masyarakat desa untuk bersama menghadapi bencana.

“Untuk program PDPT ini bisa dilakukan sinergitas dengan program lainnya. Contoh pos jaga yang dibuat PDPT, tapi jalan menuju pos diinisiasi oleh PNPM Mandiri. Begitu pun rumah genset desa yang rusak bisa di dorong lewat program PDPT. Dan nanti program yang dibuat diajukan ke Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk diverifikasi kebenarannya.” sarannya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Teluk Wondama, Yapi Mabuiy ketika dimintai tanggapanya terkait program tersebut mengaku sangat mendukung program PDPT yang dibawahi Kementrian Kelautan dan Perikanan. “Ini suatu berkat yang diberikan Pemerintah Pusat kepada kami di daerah. Jelas saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh realisasi program tersebut,” ucapnya.

Catatan media ini, untuk menuju lokasi tiga kampung sasaran, dua pejabat dari Kementrian Kelautan dan Perikanan yang didampingi Kadis Yapi Mabuiy menggunakan transportasi laut berupa perahu mesin tempel. Waktu seharian yang dipergunakan meninjau lokasi sasaran dimanfaatkan pula untuk melihat dari dekat potensi sektor perikanan yang ada di Kabupaten Teluk wondama. |ADLU RAHARUSUN

 

EDITOR: IMRAN

Tinggalkan Balasan