Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

Tiga Putra Suku Arfak Diangkat Jadi Warga Kehormatan NTT

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Tiga orang putera terbaik suku Arfak diangkat menjadi warga kehormatan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di Provinsi Papua Barat.

Mereka adalah Bastian Salabai selaku Bupati Manokwari, Dominggus Mandacan selaku Kepala Suku Besar Arfak dan Hermus Indou selaku tokoh pemuda Arfak sekaligus Ketua KNPI Papua Barat.

Pengukuhan ketiganya sebagai ‘Kerabat Orang Timur’ dilakukan dalam acara pelantikan badan pengurus Ikatan Keluarga Flobamora-NTT Provinsi Papua Barat di Gedung Auditorium PKK Pemprov Papua Barat di Arfai, Jumat kemarin.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya memasang topi adat Rote serta kain timur sebagai simbol diterimanya ketiga tokoh itu menjadi bagian dari keluarga besar orang NTT di Papua Barat.

“Ini sebagai bentuk penghormatan kami kepada Suku Arfak yang merupakan pemilik tanah Manokwari ini karena telah menerima kami orang NTT untuk hidup dan mencari nafkah di tanah yang bagus ini, “ ucap Clinton Tallo, Ketua Ikatan Keluarga Besar Flobamora-NTT Provinsi Papua Barat dalam pidatonya usai dilantik.

Atas nama Pemda dan masyarakat NTT, Gubernur Frans Lebu Raya juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada suku besar Arfak selaku tuan tanah di Manokwari yang telah menerima dan memberikan tempat bagi banyak orang NTT untuk bekerja dan mencari hidup di Manokwari.

“Karena itu semua warga Papua Barat asal NTT harus tahu berterima kasih. Dengan cara apa ? dengan cara selalu menjaga keamanan dan ketertiban, selalu membina hubungan yang harmonis dengan semua pihak dan juga bekerja keras membantu pemerintah di sini untuk memajukan daerah ini, “ ucap Lebu Raya.

Gubernur Papua Barat Abraham O. Atururi selaku Pembina Ikatan Keluarga Besar Flobamora-NTT Provinsi Papua Barat juga mendukung pengangkatan ketiga tokoh itu menjadi ‘Ipar’ orang NTT. | ZACK TONU BALA