Tiga tahun menjalin asmara, diperas miliaran rupiah

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Seorang oknum polisi berpangkat inspektur satu (Iptu) berinisial CT, yang bertugas di Polda Papua Barat, dituding telah menipu seorang janda Siti Asripa, miliaran rupiah.

Dugaan penipuan ini dilaporkan janda yang berprofesi sebagai pengusaha jual beli tanah di Kabupaten Sorong ke Propam Papua Barat, Rabu (27/7) .

Janda lima anak ini menuturkan, 2014 silam, CT yang mengaku berstatus duda berusaha mendekatinya hingga keduanya menjalin hubungan dekat (pacaran, red).

“Dia kenalan sama saya mengaku statusnya duda, dan awalnya saya percaya begitu saja. Dia kejar saya setiap hari dirumah selama enam bulan, dia tidak pulang dari rumah hanya untuk meyakinkan saya,” beber Siti Asripa.

Siti mengaku ia kemudian terpedaya dan mereka kemudian terlibat hubungan yang sangat dekat. Dalam perjalanan waktu selama tiga tahun, oknum polisi ini memerasnya hingga mencapai miliaran rupiah akibat janji-janji manis oknum polisi tersebut.

“Selama tiga tahun kami berhubungan, saya diperas. Kalau hitung-hitung sekitar tiga miliar. Dia beralasan uang tersebut untuk ngurus proyek dan kebutuhan hidup. Tapi nyatanya dia pergi bersama perempuan lain,” ucap wanita paruh baya ini.

Ironisnya janji manis CT, semakin hari mulai pudar, hingga dirinya, nekat melaporkan ke Polresta Sorong. Namun laporan itu dicabut karena sang pria kembali menaklukan hatinya dengan perjanjian ia akan dinikahi CT.

“Setiap kali saya ancam mau lapor ke atasannya, dia selalu mengancam bakal meracuni saya dan anak-anak. Tapi kali ini saya tetap datang ke Polda untuk menyampaikan kebenaran,” tegas Siti.

Kepala Sub Bidang Provost Polda Papua Barat Kompol Ismail Ibrahim ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum bisa memberi keterangan dan mengarahakan menemui bagian SPKT. “Oh kalau soal itu, bukan dalam kapasitas saya menjawab, silahkan ke SPKT,” singkatnya. (mar) 

 

Tinggalkan Balasan