Tenaga Kerja Asal China-Pabrik Semen Maruni, Manokwari-Papua Barat

Tiga warga Tiongkok dideportasi sejak Januari

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Kontor Imigrasi Manokwari, Papua Barat, sejak Januari hingga Juli 2017 telah mendeportasi tiga orang warga negara Tiongkok yang melanggar ijin tinggal di daerah tersebut.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Manokwari Abdullah, Kamis, mengatakan, pada Januari lalu pihaknya mendeportasi seorang pekerja di Pabrik Semen Manokwari.

Dia menyebutkan, sesuai ijin menggunakan tenaga asing (IMTA) yang bersangkutan terdaftar sebagai tenaga konstruksi, namun di lapangan ia kedapatan menjalani profesi sebagai juru masak.

“Selanjutnya kita proses dan pada 27 Januari 2017 kita pulangkan dengan menggunakan pesawat garuda,” kata dia.

Beberapa waktu berikutnya, lanjut Abdullah, pihaknya menggelar operasi di pelabuhan Manokwari. Pada operasi tersebut pihaknya mendapati pekerja asal Tiongkok yang hanya mengantongi visa kunjungan.

Dari 13 orang pekerja asing, Kantor Imigrasi Manokwari berhasil menangkap dua orang. 11 orang lainya berhasil melarikan diri.

“Kami akui, petugas kita terbatas. Kita cuma berhasil menangkap dua orang, yang lain kabur,” sebutnya.

Dia mengemukakan, Imigrasi akan terus melakukan pengawasan di seluruh perusahaan yang banyak mempekerjaan warga asing. Tim pengawasan orang asing, akan melakukan operasi secara berkala.

Pengawasan pun, kata dia, akan dilakukan di Bandar Udara dan Pelabuhan untuk mengantisipasi penyelundupan tenaga kerja asing di lima daerah wilayah kerja kantor Imigrasi Manokwari. (ibn)

Tinggalkan Balasan