Prosesi penyambutan tim akreditasi Rumah Sakit dr. Azhar Zahir di Manokwari, Senin.

Tim akreditasi RS dr. Azhar Zahir : Pasien adalah raja

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Rumah Sakit dr. Azhar Zahir Fasharkan TNI Angkatan Laut (AL), Senin (23/10), mendapat kunjungan tim akreditasi. Proses akreditasi berlangsung selama dua hari sejak Senin – Selasa pekan ini. Penilian terhadap rumah sakit tersebut meliputi beberapa aspek termasuk pelayanan terhadap pasien.

“Sekarang ini pasien adalah raja yang harus dilayani dengan baik, beda dengan dulu dokter sebagai raja,” kata Ketua Tim Akreditasi dr. Etti Sumiryeti kepada wartawan, Senin 23/10).

Etti mengatakan hal tersebut merupakan paradigma baru yang hendaknya dipahami tiap unit pelayanan kesehatan.

Dia mengatakan di RS dr. Azhar Zahir, tim akreditasi akan menilai berbagai aspek yakni kondisi fisik rumah sakit, kemudian pelayanan terhadap pasien menyangkut kepuasaan pasien serta Sumberdaya Manusia (SDM) Rumah sakit apakah sudah memadai atau belum.

“Saya baru lihat dokumennya, nanti kita akan langsung tanyakan kepada pasien terkait dengan kepuasan dan observasi ruangan,” ujar dr. Etti ketika dimintai komentar pasien mengenai pelayanan rumah sakit tersebut.

Etti memuji bangunan rumah sakit dr. Azhar Zahir dari tata letaknya dan terutama kebersihan dan beragam tanaman bunga yang menghiasi RS tersebut.

Selain itu menurutnya, salah satu tujuan akreditasi rumah sakit ini untuk memudahkan kerja sama antara pihak RS dengan BPJS juga berbagai pihak.

“Jadi standar mutu akreditasi sudah ada, sehingga hal ini ketika sudah dijalankan maka memudahkan kerja sama terutama dari pihak BPJS,” ujarnya.

Kepala Rumkital RS. Dr Azhar Azhar dr. Syarif Mustika mengatakan tim akreditasi juga akan menilai tentang keberadaan dokter spesialis di rumah sakit itu.

“Setiap rumah sakit saya rasa tidak ada yang sempurna, oleh sebab itu adanya tim ini kami akan sampaikan salah satunya tentang keterbatasan dokter spesialis yang kita miliki,” ujar Syarif.

Dia mengungkapkan pada intinya dalam penilaian ini pihak rumah sakit akan menjamin mutu pelayanan terhadap pasien kemudian keselamatan pasien.

Dikatakan pihak rumah sakit baru menjalankan survei akreditasi tingkat program khusus (proksus), belum termasuk akreditasi madya dan utama.

“Kita upayakan di tahun mendatang ada peningkatan (tingkatan akreditasi), ” kata Syarif. (mar) 

Tinggalkan Balasan