Tim pemekaran DOB Manokwari Barat bertemu ketua DPD RI Oesman Sapta Odang.

Tim pemekaran Manokwari Barat datangi ketua DPD RI

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Tim Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Manokwari Barat terus berjuang dengan mendatangi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (PDD) RI, Oesman Sapta Odang.

Ketua Tim Pemekaran DOB Kabupaten Manokwari Barat, Marinus Bonepay mengatakan, pertemuan tersebut semata-mata membahas percepatan pembentukan DOB  Kabupaten Manokwari Barat.

“Intinya pertemuan (dengan ketua DPD RI, Rd) itu, kami minta pemerintah agar lebih memperhatikan DOB yang jauh hari sudah diparipurnakan, sehingga bisa memepercepat pemekaran Kabupaten Manokwari Barat,” kata Marinus melalui pesan Whatsapp.

Marinus menjelaskan, pertemuan itu, juga dihadiri Sekertaris Komisi II DPR RI dan Ditjen Penataan Otonomi Daerah (Otda) Ditjen Otda serta Kementrian Komunikasi Politik Hukum Dan Kemanan (Kemenkopolhukam).

Dikemukan, Manokwari Barat merupakan calon DOB yang diperjuangkan selama ini. Dan kini termasuk dalam 65 DOB yang diparipurnakan di era Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhayono (SBY).

Sesuai ketentuan Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, lanjutnya, maka calon DOB yang telah diparipurnakan, sudah semestinya dijadikan sebagai daerah persiapan, sebelum diputuskan sebagai DOB definitif.

“Kami berharap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lebih  memperhatikan aspirasi masyarakat. Ini tuntutan yang harus mendapatkan perhatian serius. Masyarakat telah menyatakan sikap, hanya pemekaranlah yang bisa menyelesaikan konflik antara Kabupaten Tambrauw dan Manokwari,” tutur Marinus.

Meski demikian, disebutkan, bahwa hasil pertemuan tersebut masih akan menunggu tindaklanjut melalui pertemuan berikutnya. Dan pertemuan berikutnya, direncanakan bahwa Wakil Presiden RI Jusuf Kalla akan menghadiri langsung.

“Pemerintah Pusat dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan menindaklanjuti dengan pertemuan selanjutnya bersama Wapres RI dan Kementerian Keuangan,” ujar Marinus.

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan yang juga ikut hadir, turut menyatakan dukungan dan komitmennya, ihwal pemekaran Manokwari Barat. Dan hal ini, menjadi perhatian dan agenda yang harus dikawal dan dituntaskan.

“Bapak Bupati Manokwari sudah berkomitmen DOB Manokwari Barat, wajib dimekarkan. Kami juga mendapat petunjuk untuk melengkapi data administrasi serta mengkonsultasikan hal ini dengan Kemendagri,” tutur dia.

Terakhir dikatakan, dalam kunjungan itu, ia mengikutkan  13 tim, yakni masing-masing dari perwakilan dari Kepala Suku, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat.

“Setelah kembali dari Jakarta, kami akan melaporkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari dan Gubernur Papua Barat.” (mar)

Tinggalkan Balasan