Pembekalan Timsel KPU Papua Barat. Foto: KPU RI

Tim Seleksi Anggota KPU Papua Barat Diminta Bekerja Profesional

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com— Tim seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum Papua Barat periode 2015-2020 diminta bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas.

“Kita harap tim seleksi bekerja professional dan independen, karena mereka yang dipilih memiliki status pendidikan bergelar magister dan doktor,” ujar seorang calon pendaftar Yafet Valentinus Wainarisi kepada wartawan, Jumat (12/12/2014).

Menurut Yafet, salah satu tokoh agama telah ditunjuk menjadi salah satu anggota tim seleksi. Menurutnya tokoh agama tersebut bisa menjadi figur internal yang mengontrol agar seleksi anggota KPU Papua Barat bisa benar-benar berlangsung secara profesional dan bebas kepentingan.

“Tim seleksi KPU adalah orang-orang yang punya kapasitas kapabilitas, sehingga yang dihasilkan juga orang- orang yang punya kualitas,” tegasnya.

Baru-baru ini, Jumat (5/12/2014), tim seleksi anggota KPU Papua Barat mengikuti pengarahan dari Biro Sumberdaya Manusia (SDM) KPU RI di Jakarta. Mereka adalah Abdul M. Killian, Endang Sulastri, Pendeta Musa Ekol Opur, Hanike Monim dan Mus Mualim.

Tim seleksi menurut Humas KPU RI, bertanggungjawab atas jalannya tahapan seleksi, mulai proses seleksi administrasi para kandidat, hingga menyusun laporan hasil seleksi. Tim tersebut akan dibantu oleh sekretariat KPU Provinsi Papua Barat.

Mereka setidaknya akan bekerja selama 3 bulan untuk memilih 10 besar kandidat yang akan diteruskan ke KPU RI. 5 dari kandidat yang lolos oleh KPU RI akan disahkan sebagai anggota KPU Papua Barat periode 2015-2020. |DINA RIANTI

 

EDITOR: DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan