Tokoh masyarakat Kaimana diminta bantu tingkatkan kerukunan umat

KAIMANA— Bertempat di Aula Kantor Kesbangpol Linmas Kaimana, Rabu (8/11/2017), puluhan tokoh masyarakat (Tomas), tokoh adat  perwakilan dari 8 suku asli Kaimana dan suku nusantara, perwakilan RT, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kaimana mengikuti sosialisasi peningkatan toleransi dan kerukunan umat beragama.

Kegiatan yang dibuka Asisten II Setda Kaimana, Martinus Furima, ini menghadirkan 3 pembicara masing-masing; Kepala Kantor Kementerian Agama Kaimana Adris Sani, Wakapolres Kaimana Kompol Langgia, Pasi Intel Kodim 1713 Kaimana Kapt. Inf. Arif Suwito, serta Kepala Kantor Kesbangpol Samsudin Maswatu, dengan materi sosialisasinya masing-masing.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kaimana, sehingga antar sesama pemeluk agama bisa hidup saling menghargai. Melalui kegiatan ini, FKUB diharapkan bisa menjadi jembatan yang dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah, serta menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia.

Asisten II Furima dalam sambutannya mengatakan, toleransi dan kerukunan antara umat beragama sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap warga negara, baik secara pribadi, kelompok maupun golongan berkewajiban untuk menjaga dan merawat agar toleransi dan kerukunan antar umat beragama tetap terpelihara.

“Banyak kamus tentang toleransi dan kerukunan, tetapi dua kata ini diterjemahkan dengan kamus apapun dan sampai kapan pun, tidak akan selesai karena selama kita masih hidup, kerukunan dan toleransi itu akan terus berjalan dan menyatu dalam kehidupan kita. Kerukunan dan toleransi itu sendiri sudah melekat dalam diri setiap individu, kelompok maupun golongan masyarakat yang ada di NKRI ini,” ujar Furima.

Lebih jauh, ia meminta para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda yang tergabung dalam Forum Kerukunan Antar Umat Beragama agar dapat memberikan contoh yang baik bagi komponen masyarakat lainnya tentang pentingnya menjaga dan merawat kerukunan dan toleransi antar sesama umat beragama.

Ditambahkan, sosialisasi peningkatan toleransi dan kerukunan umat beragama yang digelar, bertujuan mengingatkan seluruh elemen masyarakat di Kaimana bahwa perbedaan suku, agama, maupun ras, jangan sampai menggeser persatuan dan kesatuan, serta toleransi dan kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin baik selama ini.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan walaupun begitu banyak pihak yang berupaya memecah belah kerukunan diantara kita,” ajaknya. (isa)

Leave a Reply

%d bloggers like this: