GAMBAR: ILUSTRASI KASUS PEMERKOSAAN

Trauma, Korban Asusila Menangis Saat Sidang

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com—- Sidang kasus pemerkosaan di Pantai Logpon, Kampung Muari, Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan, pada 2 Februari 2015 lalu berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri Manokwari, Senin (4/5/2015).

Jaksa Penuntut Umum, Dewi Monika Pepuho, SH ketika ditemui, kemarin mengungkapkan, korban Rima (nama samaran-red) sempat menangis di ruang sidang. Korban menangis karena mengingat perbuatan terdakwa NM (23 tahun).

Dalam sidang ini, korban di hadapan Ketua Majelis Hakim, Alexander Tetelepta, SH mengaku  jika terdakwa NM juga menganiaya dirinya.  Sementara saksi Ruslan dan saksi Kemis, dalam kesaksiannya tidak mengetahui dan melihat terdakwa NM melakukan perbuatan terhadap korban.

Saksi lain, Sri Marianti, mengaku sempat melihat korban dan terdakwa bepergian menggunakan motor, bahkan saat pulang saksi sempat melihat ada hal aneh terhadap korban. Ia  luka dan baju yang dikenakannya basah.

Kasus yang menimpa korban, bermula Senin (2/2/2015) sekitar pukul 11.00 WIT terdakwa NM berboncengan dengan korban hendak menuju Pasar Sidomulyo untuk berbelanja. Korban merupakan ipar dari istri terdakwa. Namun dalam perjalanan, NM justru mengalihkan sepeda motornya ke Pantai Logpon, Kampung Muari, Distrik Oransbari, Manokwari Selatan.

Terdakwa berdalih akan mengambil jagung, namun justru NM membawa korban ke pantai. Korban disetubuhi dan dianiaya. |TAKDIR