Ilustrasi Mati Lampu
Ilustrasi Mati Lampu

Travo Rusak, Listrik PLN di Oransbari Padam

MANSEL, Cahayapapua.com–Distrik Oransbari sudah lima hari mengalami pemadaman listrik. Warga kini menggunakan generator.

Warga sebenarnya cukup terganggu dengan adanya pemadaman. Soalnya bukan hanya menganggu perekonomian, layanan pendidikan dan juga kesehatan ikut terganggu.

Saat ini Puskesmas Oransbari, yang melayani rawat inap terpaksa menggenakan generator untuk memberikan pelayanan. Namun tidak sedikit bahan bakar yang harus disiapkan.

Setidaknya 25  liter bensin harus dikeluarkan untuk layanan 24 jam, sebut Kepala Puskesmas Oransbari, Giman, kepada Cahaya Papua.

“Untuk malam hari, terutama ketika ada pasien, pihaknya kami harus menyiapkan bensin sebanyak 25 liter terutama kalau ada pasien ya harus on terus. Kalau siang hanya butuh 15 karena listrik akan digunakan paling lambat sampai jam 2 siang saja,” jelasnya.

Sementara itu kemarin layanan internet sudah kembali membaik namun untuk layanan PLN masih menunggu peralatan yang saat ini tengah di pesan keluar Oransbari.

Koordinator PLN Oransbari Habel Masosendifu mengakui bahwa sejak lima hari lalu layanan PLN terganggu karena terjadi kerusakan pada salah satu travo serta mesin pembangkit.

Saat ini sedang dilakukan perbaikan, namun alatnya masih harus dipesan keluar. Pihak PLN juga belum bisa memastikan pemutusan layanan sementara ini sampai kapan.

“Kita masih tunggu alatnya, begitu alat sampai kita layanan langsung normal kembali,” kata Habel melalui via ponselnya.

Kaitan dengan kendala yang dialami warga Oransbari ini, selaku koordinator di wilayah layanan Oransbari Habel menyampaikan permohonan maaf atas gangguan yang sedang terjadi.

Dia berharap masyarakat tetap bersabar menunggu pengganti alat yang sedang rusak. (ACM)

Tinggalkan Balasan