Trotoar Ditumbuhi Rumput, Alfons Singgung Bawahannya

BINTUNI,CAHAYAPAPUA.com– Pembangunan infrastruktur jalan raya di Bintuni sebagian telah dibarengi dengan pembangunan jalan trotoar untuk pejalan kaki. Jalan trotoar yang telah dibangun bukan hanya di dalam kota tapi juga berada di luar Kota Bintuni, seperti di Distrik Manimeri.

Namun trotoar yang telah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit itu ternyata tidak terawat dengan baik. Hal ini yang menyebabkan para pejalan kaki enggan menggunakan trotoar yang telah disediakan.

Kondisi ini disesalkan Bupati Teluk Bintuni, Alfons Manibui. Saat memimpin apel siaga di halaman kantor Bupati, kampung Bumi Saniari, Distrik Manimeri beberapa waktu lalu ia menyampaikan kekesalan itu.

“Saat ini trotoar sudah bagus, parit sudah bagus dan jalan bagus. Tapi mungkin masyarakat takut jalan, karena rumput tinggi tutup trotoar, nanti ular gigit,” singgungnya.

Menurutnya tujuan pembangunan trotoar bukan untuk keindahan semata,  tetapi untuk memberikan hak yang sama bagi para pejalan kaki.

“Prinsip dasarnya adalah kita bangun trotoar untuk meletakan hak-hak yang tidak punya mobil dan motor, yaitu para pejalan kaki. Karena haknya sama. Kalau kita mengakui bahwa orang miskin dan kaya sama haknya untuk merasakan pembangunan, maka harus buat haknya untuk dia yaitu tempat untuk pejalan kaki itulah trotoar. Prinsipnya persamaan hak, bukan untuk bergaya-gaya,” jelasnya.

Trotoar juga dibangun agar para siswa dapat berjalan kaki di jalan raya dengan aman. Ia menegaskan dalam pelaksanaan program pembangunan yang terpenting adalah manfaatnya untuk masyarakat.

“Saluran yang dibuat bagus supaya air bisa mengalir dan mencegah genangan air naik, mencegah banjir. Semua yang kita bikin harus memberi manfaat, jika tidak memberi manfaat jangan kita kerjakan,” terangnya. |ARI MURTI

Tinggalkan Balasan