Alat berat dan truk kontener melintas siang hari di jalan utama Sorong. Warga mengaku terganggu dengan aktivitas alat berat tersebut. | CAHAYAPAPUA.com

AIMAS—Warga Kabupaten dan Kota Sorong meminta pemerintah membatasi lalu lalang truk pengangkut kontainer dan alat berat di jalan raya pada siang dan sore hari.

Permintaan ini didasarkan atas kondisi jalan yang cukup macet pada saat-saat itu. Selain membahayakan pengendara lain, warga menilai truk pengangkut kontainer dan alat berat juga membahayakan para pejalan kaki di sisi ruas jalan.

“Saya harap truk-truk pengangkut kontener  dan alat berat itu melintas pada malam hari saja. Sekarang macet. Kalau pada malam hari kendaraan agak sepi,” kata Markus seorang warga kepada Cahaya Papua di Kilometer 10, Senin (4/5).

Sahlan, salah satu warga Kota Sorong juga mengaku sering kuatir jika berpapasan dengan truk pengangkut alat berat. Ia berharap pemerintah membatasi jam operasi truk untuk keselamatan warga.(BIB)