Irene Manibuy beserta tim dan sejumlah tokoh masyarakat saat berkunjung ke rumah Obeth Ayok di Arfai Manokwari

Ucapkan Selamat ke DOAMU, Irene Temui Utusan Dominggus

MANOKWARI, Cahayapapua.com—  Calon gubernur (Cagub) Papua Barat, Irene Manibuy turut mengucap selamat atas kepada Pasangan Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani (DOAMU) yang meraih suara terbanyak pada Pilgub 15 Februari.

“Saya pribadi dan tim sukses serta relawan mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani (DOAMU),” tutur Irene pada sejumlah wartawan didampingi tokoh masyarakat Obet Ayok, Kamis (2/3).

Menurut mantan Legislator Senayan (DPR RI) ini, Pembangunan Papua Barat perlu dilanjutkan dan didukung oleh semua pihak. Untuk itu itu pihaknya menyadari bahwa kesejahteraan masyarakat Papua Barat merupakan tujuan utama yang harus diwujudkan.

“Dari awal kami hadir disini demi mewujudakn pembangunan Papua Barat yang lebih maju dan masyarakat yang sejahtera. Inilah tujuan kita semua,” ujar Irene.

Tak hanya itu, Irene yang berpasangan dengan Abdullah Manaray yang mantan anggota DPD RI ini, menyatakan siap mengawal dan mendukungan pemerintahan DOAMU dalam memimpin Papua Barat lima tahun kedepan (2017-2022).

Pertemuan yang digelar dikediaman Obeth Ayok serta dihadiri sejumlah tokoh masyarakat tersebut, Irene menyatakan siap mengadakan rekonsiliasi dengan pasangan Dominggus Mandacan-Mohamad Lakotani. Oleh karenanya, diharapakan rekonsiliasi nantinya dapat mengakomodir semua kepentingan masyarakat Papua Barat.

‘’Sealnjutnya kiata akan melakukan rekonsiliasi dengan Bapak Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani. Kami harap dari hasil itu ada kesepakatan bersama guna kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” terangnya.  “Kita ingin bergandengan tangan membangun Papua Barat yang kita cintai ini,’’ sambungnya.

Terkait Gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) menurutnya bukan lah menjadi tujuan. Namun yang perlu dipikirkan mendukung dan mengawal kepemimpinan Dominggus Mandacan- Mohamad Lakotani, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.

‘’Ini lah cita-cita dan tujuan kita, sekali lagi saya ucapankan selamat dan sukses pada pasangan nomor urut 1,’’ ucapnya.

Terakhir dikatakannya, bahwa upaya rekonsiliasi tersebut merupakan permintaan langsung dari Dominggus Mandacan melalui Obet Ayok, dengan tujuan merangkul semua pihak.

‘’Kami ini baku adik-kakak, satu rumpun lah, yang tak bisa dipisahkan, dalam hal ini suku besar Ardomesa. Yang penting sekarang bagaimana membangun Papua Barat,’’ ucap Irene.

Sementara Obeth Ayok membenarkan bahwa pertemuan dirinya dengan Irene Manibuy dan tim atas atas dasar atau inisiatif Dominggus Mandacan.

‘’Pak Domingus sampaikan ke saya, bahwa Ibu Irene itu saudara saya, Ibu Irene itu ada dalam hati saya. Jadi tolong sampaikan mari kita bangun Papua Barat bersama,’’ tutur Obeth Ayok menirukan ucapan Dominggus Mandacan. “Pertemuan siang hari ini adalah hasil komunikasi tadi,’’ tambahnya.

Obeth Ayok juga menilai,bahwa rekonsiliasi tersebut merupakan wujud langkah kebersamaan. Dan dirinya jua tak ingin seperti daerah lain, calon kepala daerahnya saling menggugat di MK.

“Menjaga hubungan kekeluargaan lebih penting. Jangan gara-gara Pilkada merusak hubungan antara keluarga, saudara, teman, family, orang tua dengan anak,’’ urainya.

Dia pun mengatakan, kemenangan pasangan Dominggus Mandacan-Moh Lakotani bukan kemenangan tim sukses melainkan kemenangan seluruh masyarakat Papua Barat.

Obeth Ayok pun menyebutkan bahwa Dominggus Mandacan adalah pemimpin yang tak bisa diintervensi pihak lain. Dan Dominggus Mandacan merupakan sosok pemimpin kharismatik. (TNJ)

Tinggalkan Balasan