Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat mengambil sumpah jabatan tiga pasang kepala daerah, Selasa kemarin, di gedung auditorium PKK Arfai.

Ujian sejarah menanti kepala daerah terpilih

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Selasa (22/8), melantik dua pasangan bupati dan satu pasangan wali kota hasil Pilkada serentak tahun 2017.

Mereka yang dilantik adalah Jhony Kamuru dan Suka Harjono, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sorong, Bernard Sagrim dan Paskalis Kocu (Kabupaten Maybrat) dan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong Lamberthus Jitmau – Pahima Iskandar.

Pelantikan yang berlangsung di gedung Auditorium PKK Arfai dihadiri ribuan masyarakat. Meski begitu, suasana pelantikan berjalan kondusif dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Gubernur Mandacan mengatakan, pengukuhan tiga kepala daerah tersebut berdasarkan radiogram Mendagri RI Nomor 121.11/2931/SJ tanggal 22 Juni 2017. Pelantikan bupati /walikota tahap II tersebut dilaksanakan serentak  secara nasional yang dilakukan oleh gubernur atas nama Presiden RI.

“Pelantikan ini merupakan suatu kepercayaan besar dari masyarakat kepada anda sebagai modal untuk memimpin daerahnya masing – masing hingga lima tahun kedepan. Laksanakanlah agenda pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat,” pesan Gubernur.

Gubernur Mandacan juga mengingatkan bahwa perbedaan, pertentangan dan permasalahan yang terjadi pada pesta demokrasi yang lalu hendaknya dilebur dalam satu cita – cita mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Saudara yang dilantik adalah milik seluruh lapisan masyarakat. Ujian sejarah maha berat menanti, bekerja siang dan malam sesuai janji politik waktu lalu sangat dinantikan masyarakat. Pastikan pelayanan pemerintah hadir ditengah – tengah masyarakat,” pesannya.

Pantauan Cahaya Papua, usai pelantikan tiga kepala daerah, acara selanjutnya adalah pelantikan tim penggerak PKK kota Sorong, Kabupaten Sorong, Maybrat dan Tambrauw, dan dilanjutkan dengan pengukuhan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten/ Kota se- Papua Barat periode 2017 – 2022.

Sementara itu Kepolisian Daerah Papua Barat menyatakan memperketat pengamanan di tiga daerah menyusul pelantikan tersebut.

“Pengamanan pun dilaksanakan di Manokwari sebagai lokasi pelantikan. Polri bersama TNI mengamankan Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Maybrat dan Manokwari,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Barat AKBP Hary Supriyono di Manokwari, Selasa.

Dia menyebutkan, personil yang terlibat dalam pengamanan ini sebanyak 1.149 orang. Terdiri dari anggota Polri dan TNI.

Menurutnya, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian memberi perhatian total pada tiga daerah ini. Polri ingin kondisi keamanan di Kota  Sorong,  Kabupaten Sorong dan Maybrat kondusif sehingga pembangunan berjalan lancar.

Sejauh ini, kata Hary, keamanan tiga daerah tersebut cukup kondusif, termasuk di Manokwari yang menjadi lokasi pelantikan.

“Saat ini bapak Kapolda sedang di Sorong untuk memantau langsung kondisi keamanan baik di Kota Sorong, Kabupaten Sorong maupun Maybrat. Disana sudah ada BKO personil Brimob dari Jatim dan Sumatera Selatan,” katanya lagi.

Sementara Wakapolda Papua Barat, lanjut dia, bertugas di Manokwari untuk mengawal pelantikan di Auditorium PKK Kompleks Perkantoran Gubernur Papua Barat.

Hary menambahkan, pola pengamanan pada pelantikan ini dilakukan secara humanis. Personil disebar di sejumlah titik baik di Maybrat dan Sorong yang dinilai rawan gangguan.

Selain personil BKO Polda Jatim dan Sumatera Selatan, pengamanan ini juga melibatkan personil Polda Papua Barat, Polres Manokwari, Kota Sorong, Sorong Selatan, Satuan Brimob Papua Barat serta TNI.

“Pelantikan berjalan lancar tanpa gangguan keamanan. Di Maybrat, Kota Sorong dan Kabupaten Sorong sejauh ini pun cukup normal. Warga beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (cr-79/ibn)

Tinggalkan Balasan