UN SMP: Hari Pertama Lancar, Sejumlah Peserta Absen

Meski tidak lagi menjadi penentu kelulusan, ujian nasional (UN) masih saja menjadi momok bagi sebagian siswa. Hal ini terbukti pada pelaksanaan UN tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di beberapa sekolah di kota Manokwari.

Laporan: ZACK TONU BALA

PADA hari pertama UN, Senin (4/5), sejumlah pelajar yang telah terdaftar sebagai peserta UN tidak hadir. Di SMP 19 Pasir Putih misalnya, lima orang siswa yang tidak datang. Dari 73 siswa yang terdaftar sebagai peserta UN, hanya 68 orang yang hadir.

“Lima siswa tidak hadir karena sudah dari semester dua mereka tidak aktif ungkap,” ungkap Wakil Kepala SMP 19 Pasir Putih F.Kaimana.

Di SMP Santo Don Bosco, dari 65 siswa yang terdaftar, hanya 64 orang yang datang pada hari pertama UN. Satu siswa dinyatakan mengundurkan diri.

“Hari pertama ini semua berjalan lancar. Tidak ada kendala, hanya ada satu siswa kami yang tidak hadir karena mengundurkan diri. Dia sudah pindah ke sekolah lain,” kata Kepala SMP St.Don Bosco, Herman We.

Secara keseluruhan UN tingkat SMP tahun 2015 di Kabupaten Manokwari melibatkan 39 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 2.036 siswa. Jumlah ini termasuk sekolah yang ada di 4 distrik yakni Amberbaken, Senopi, Kebar dan Mubrani.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Barnabas Dowansiba sebelumnya memastikan, soal UN telah terdistribusi seluruhnya ke semua sekolah penyelenggara UN.

Adapun pada hari pertama kemarin mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Sesuai pantauan pada beberapa sekolah, secara umum pelaksanaan UN tingkat SMP berjalan aman dan lancar, praktis tanpa ada permasalahan. (*)