Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsuddin (keempat dari kanan) bertemu Gubernur Papua Barat Abraham Atururi (kelima dari kanan) di ruang rapat kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari, Papua Barat, Kamis (5/2/2015). | Istimewa

Usai Pertemuan Tertutup, Presiden Direktur Freeport Kabur

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com—- Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsuddin langsung kabur tanpa memberi sedikitpun pernyataan pers kepada wartawan usai bertemu Gubernur Papua Barat Abraham Atururi dalam kunjungannya ke Manokwari, Papua Barat, Kamis (5/2/2015).

Syamsuddin bertemu Bram ditemani sejumlah stafnya di ruang rapat kantor Gubernur Papua Barat. Setelah pertemuan tertutup itu, Syamsuddin langsung berjalan menuju kendaraan yang berjarak sekitar 10 meter dari ruang pertemuan. Ia tak sempat menyampaikan pernyataan meski sejumlah wartawan sedang menunggunya diluar pagar tempat pertemuan.

Pada pertemuan itu, wartawan tidak dibolehkan merapat ke ruang rapat, mereka diminta untuk menunggu diluar pagar.

Direktur PT Freeport tersebut berkunjung ke Manokwari ditengah tingginya sorotan pembangunan Smelter (pabrik pemurnian mineral) Freeport. Baru-baru ini Gubernur Papua Lukas Enembe mengeluarkan pernyataan keras agar Freeport membangun smelter di Papua.

Reaksi ini muncul setelah Freeport diketahui ingin membangun Smelter di Gresik Jawa Timur.

”Kapan Papua akan maju. Kami dan para bupati sepakat agar smelter dibangun di Papua. Kalau tidak, sekalian saja Freeport keluar dari Papua,” kata Lukas Enembe seperti dikutip Bintangpapua.com.

Dukungan untuk membangun Smelter di Papua juga datang dari senayan. Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta juga berharap Freeport membangun Smelter di Papua.

Sementara itu sekitar 100 lebih mahasiswa Papua melakukan demo damai di halaman Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (4/2/2015), mendesak Freeport angkat kaki dari Tanah Papua. Mahasiswa mengatakan demonstrasi tersebut tidak terkait dengan tekanan kepada Freeport untuk membangun smelter di Papua.

Menurut mahasiswa Freeport tetap harus angkat kaki karena keberadaannya dituding tidak mendatangkan keutungan bagi masyarakat Papua.

Kembali ke HUT PI, selain Presdir Freeport, sejumlah tamu luar daerah juga akan menghadiri perayaan HUT PI. Sekda Nataniel menyebut saat ini sudah ada 2 ribu lebih tamu dari luar daerah yang telah tiba di Manokwari. |RASYID | DUMA TATO SANDA

Tinggalkan Balasan