Bernard Sagrim (kanan) Foto: Suara Pembaruan

Usulan Pemecatan Bernard Sagrim Sudah Diajukan ke Kemendagri

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comBupati Kabupaten Maybrat (non aktif) Bernard Sagrim terancam dipecat dari jabatannya karena tersangkut kasus korupsi. Bernard Sagrim divonis satu tahun tiga bulan oleh pengadilan Tipikor Papua Barat karena dianggap bersalah.

Biro pemerintahan provinsi Papua Barat sudah pengusulkan pemberhentian Bernard Sagrim sesuai permintaan Kemendagri. Sebelumnya surat pemberhentian juga telah keluarkan kepada bupati non aktif yang masa kerjanya tinggal setahun lagi ini.

Kepala biro pemerintahan Papua Barat Elisa Sroyer, Senin (10/11/2014), mengakui bahwa pemprov sudah mengajukan surat usulan pemberhentian tersebut yang ditandatangani gubernur kepada Mendagri pekan lalu.

Berdasarkan UU Pemerintahan Daerah No 32 tahun 2004 yang ditindaklanjuti dengan PP No 6 tahun 2005 tentang peran kepala daerah, dan UU baru No 23 tahun 2004, dijelaskan bahwa sanksi akan diatur dengan peraturan pemerintah. Dasar inilah yang menjadi rujukan pusat dalam hal ini Dirjen Otda untuk meminta pemprov segera memproses persoalan itu.

“Sekarang proses lebih lanjut ada di Kemendagri dan kita tinggal tunggu hasilnya seperti apa,” kata mantan kepala distrik Manokwari Barat ini.

Atas permintaan Kemendagri tersebut, Sroyer meminta kepada masyarakat di Maybrat dan sekitarnya untuk  tetap dapat menghormati proses hukum, dengan tidak mengganggu stabilitas keamanan karena dapat menggangu roda pemerintahan.

“Proses usulan pemberhentian ini tetap kita lakukan berdasarkan aturan UU yang berlaku. Proses sini tetap harus kita lakukan karena ini adalah aturan,”  tegasnya. |DINA RIANTI

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan