Wakil Bupati Manokwari Roberth KR.Hammar

Wabup Hammar Akui Dana Bansos Cenderung Salah Sasaran

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Wakil Bupati Manokwari Roberth KR.Hammar mendukung rencana pemerintahan Jokowi-JK untuk menata ulang alokasi dana bantuan sosial (Bansos) dalam APBD.

Hammar mengakui, selama ini penyaluran dana Bansos di Kabupaten Manokwari cenderung salah sasaran. Bansos sebagian besar diarahkan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif sehingga justru mempertebal ketergantungan masyarakat terhadap bantuan Pemda.

“ Bansos itu (sebenarnya) hanya untuk membantu hal-hal yang urgen dan untuk urusan yang sifatnya produktif bukan yang konsumtif. Tetapi yang anehnya, dalam 10 tahun terakhir, Bansos di Papua ini kita banyak bantu orang yang sifatnya konsumtif. Itu menurut saya tidak benar,“ kata Hammar di sela-sela open house tahun baru di kediaman dinasnya di Jalan Brawijaya, awal Januari lalu.

Mantan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Kabupaten Manokwari ini menilai Bansos juga rawan dengan praktik korupsi. Karena itu dirinya sepakat perlu adanya evaluasi total terhadap dana Bansos baik dalam besarannya, peruntukkannya termasuk pula pertanggungjawabannya.

“Jadi, saya setuju Bansos itu diubah, tapi bukan dihentikan. Tapi diformulasikan ulang dengan cara yang lebih elegan supaya tidak mengarah kepada korupsi, “ ujarnya.

Sekedar diketahui, dana Bansos maupun Hibah sudah berulang kali mendapat sorotan dari banyak kalangan termasuk DPRD Kabupaten Manokwari.

Dalam APBD 2013 misalnya, sejumlah wakil rakyat ketika itu mempersoalkan penyaluran dana Bansos lantaran banyak lembaga maupun organisasi yang mengadukan bahwa mereka tidak menerima uangnya meskipun lembaga dan organisasi mereka sudah tercantum sebagai penerima.

DPRD ketika itu juga meminta pihak eksekutif memangkas dana Bansos dan Hibah yang nilainya bisa mencapai di atas 50 miliar untuk dialihkan ke hal-hal yang lebih prioritas. |ZACK TONU BALA

Tinggalkan Balasan