Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani berjalan bersama saat hendak memimpin apel gabungan ASN Pemprov Papua Barat baru-baru ini.

Wagub ingatkan perusahaan besar prioritaskan pekerja lokal 

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani mengingatkan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Papua Barat untuk mengutamakan warga lokal dalam merekrut tenaga kerja.

Lakotani mengatakan, setiap investor harus memiliki komitmen untuk membantu daerah menekan angka pengangguran.

“Penggunaan tenaga kerja asing atau TKA harus dikurangi secara bertahap. Kita punya angka pengangguran harus masih lumayan,” kata dia.

Wagub mengakui, tenaga kerja di daerah masih membutuhkan pembinaan, terutama yang berhubungan dengan keahlian atau skill tertentu. Ditengah kondisi seperti ini perusahaan diminta bisa melakukan pembinaan.

“Perlu ada pendampingan, misalnya dalam profesi atau jabatan tertentu yang dipegang oleh tenaga dari luar harus ada tenaga kerja kita yang mendampingi. Disitu mereka belajar dan jika saatnya kontrak kerja tenaga dari luar habis adik-adik kita bisa menggantikan,” sebut gubernur menjelaskan.

Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Papua Barat Paskalina Yamlean pada wawancara terpisah mengatakan, upaya pembinaan akan terus dilakukan.

Saat ini, pembinaan sedang terfokus pada PT SDC Papua Cement Indonesia yang beroperasi di Kampung Maruni, Manokwari.

“Kami masih terbatas dalam hal anggaran. Namun sosialisasi terus kami lakukan, kami mendorong setiap perusahaan agar memiliki peraturan,” kata dia.

Menurutnya, pengurangan jumlah tenaga kerja asing sudah dilakukan di Parusahaan Semen Manokwari. Perusahaan yang banyak memperkerjakan tenaga kerja dari Tiongkok tersebut perlahan melibatkan anak-anak Papua pada jabatan strategis.

Saat ini, ujarnya, sudah ada beberapa anak-anak Papua bekerja sebagai tenaga administrasi dan penerjemah di perusahaan tersebut. (ibn)

Tinggalkan Balasan