Walikota Sorong, Lambert Djitmau

Warga Diajak Lestarikan Angkutan Laut Tradisional Sorong – Doom

SORONG, Cahayapapua.com— Walikota Sorong Lamberth Jitmau mengajak masyarakat pulau Doom di Kota Sorong untuk melestarikan angkutan laut tradisional yang sudah dipakai secara turun temurun.

Angkutan tradisional yang dimaksud walikota adalah angkutan laut berbentuk longboat atau oleh warga setempat disebut motor laut. Hal ini disampaikan Jitmau saat meresmikan pasar modern pulau Doom, kemarin.

“Angkutan tradisional ini merupakan peninggalan turun temurun orang tua, harus tetap dipertahankan dan dilestarikan karena ini merupakan ciri khas Pulau Mutiara Doom,” kata Jitmau.

Setengah berkampanye, bakal calon bupati Kota Sorong ini menjanjikan akan tetap mempertahankan ciri khas angkutan laut pulau Doom itu jika ia terpilih kembali.

“Apabila ada orang yang ingin mengganti sistim angkutan Sorong-D0m dengan kapal mewah maka saya orang pertama yang akan menantang hal tersebut sekalipun masyarakat menerimanya.

Saya menilai dengan menghilangkan sistim angkutan tersebut maka histori dari Pulau Doom akan hilang juga sehingga sampai saat ini saya tetap mempertahankan sistim angkutan tersebut,” tegas Walikota.

Jitmau mengatakan Pulau Doom merupakan pulau sejarah sebelum adanya Kota Sorong atau Kabupaten Sorong yang pernah ditinggali oleh seorang Hoofdplaats Bestuur (HPB) dan pusat pemerintahan pada jaman Belanda. (NSR)

 

 

Tinggalkan Balasan