Kartu Sakti Jokowi. | Ist

Warga Harap Bantuan Sosial Tidak Dihentikan

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Meskipun program bantuan sosial Keluarga Harapan dan Program Simpanan Keluarga Berencana (PSKS) tahun ini akan berakhir, namun warga tetap berharap pemerintah pusat terus menggelontorkan program semacam ini bagi masyarakat.

Pasalnya, program bantuan sosial yang diperioritaskan bagi kalangan tidak mampu ini, dianggap sangat membantu warga berpenghasilan rendah.

Seperti disampaikan salah satu warga Reremi Manokwari Kostnavina Karubui. Menurut dia, program ini sangat membantu keluarganya terutama untuk biaya pendidikan anaknya.

Ia berharap pemerintah Joko Widodo melanjutkan program semacam ini. Ia juga berharao bantuan sosial yang saat ini sudah diterapkan di Jakarta seperti program Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sejahtera dan Kartu Indonesia Pintar segera segera digulirkan di Papua Barat.

“Saya berharap program bantuan sosial ini juga bisa berlaku di Papua. Kami orang Papua akan sangat senang jika program ini bisa sampai di sini, karena kami dengar PSKS dan Keluarga Harapan tidak berlaku lagi tahun depan,” ujar Kostanvina.

Dengan kenaikan harga BBM, kenaikan harga tarif listrik, menurut Kostanvina, tentu akan berdampak pada kenaikan sejumlah sektor barang dan jasa. Dampaknya akan semakin “mencekik” masyarakat, terutama bagi mereka yang penghasilan tak menentu seperti dirinya.

“Kalau cuma untuk makan sehari mungkin kita bisa mendapat, tapi kalau untuk membeli kebutuhan rumah lainnya, tentu kami masih harus berfikir dulu, karena belum tentu persediaan makan kita besok ada,” kata menggambarkan kondisi ekomoninya. |DINA RIANTI

 

EDITOR: BUSTAM

Tinggalkan Balasan