Ilustrasi. | Antaranews

Warga Kecewa Sikap Aparat Tangani Masalah di Wondama

WONDAMA,CAHAYAPAPUA.com–– Warga Kampung Dusner, Distrik Kuriwamesa, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, kecewa dengan sikap oknum aparat Brimod setempat dalam menangani kasus pertikaian dua warga di kampung tersebut.

Warga Kampung Dusner Anita Mambor mengatakan, insiden ini bermula saat dua warga terlibat cekcok. Salah satu warga kemudian melapor ke oknum aparat yang bertugas melakukan pengamanan di Perusahaan Kayu Bulat, PT. Wijaya Sentosa. Namun oknum aparat ini bukan menyelesaikan masalah secara persuasif, tapi bersikap arogan.

“Kami kecewa cara penanganan masalah yang dilakukan oknum aparat tersebut. Mestinya bisa dilakukan dengan jalan persuasif bukan dengan sikap arogan,” kata Anita Mambor, Sabtu (10/1/2015).

Menurutnya, saat itu warga dibentak dan diminta jongkok dan tiarap sepanjang jalan menuju perahu yang berada di tepi pantai.

“Oknum anggota ini juga sempat mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali di luar gedung aula pertemuan kampung. Dan dilakukan lagi dua tembakan saat berada di dalam balai kampung sehingga bumbungan balai kampung bocor. Kami punya bukti selongsong pelurunya,” kata Anita.

Hal senada diutarakan Dorce Baransano, warga lainnya. “Saya saksikan warga dibikin jongkok dan jungkir balik,” kata Dorce.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Teluk Wondama, Julianus Torey yang dihubungi via telepon, Minggu (10/1/2015) mengaku telah mendapat informasi terkait pertikaian warga itu.

“Kami (dewan) Selasa akan datang ke Kampung Dusner untuk melakukan mediasi dengan warga. Soal ini pun sudah ditangani Polres Teluk Wondama,” katanya. |ADLU RAHARUSUN

Tinggalkan Balasan