STKIP MUHAMMADIYAH MANOKWARI

Warga Muhammadiyah Manokwari Gelar Shalat Idul Adha di Kampus STKIP

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Warga Muhammadiyah Manokwari akan melaksanakan shalat Idul Adha 1436 Hijriah pada Rabu 23 September 2015. Shalat akan digelar di halaman Kampus STKIP Manokwari, beralamat di Jalan Raya Arfai Manokwari, pukul 07.00 WIT.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Manokwari KH. Affan Gaffar mengatakan, iman shalat adalah Ustadz Jamil Manilet sementara chotib adalah H. Mulyadi Djaya.

Affan Gaffar mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Adha Muhammadiyah yang jatuh pada Rabu tersebut didasari oleh surat maklumat yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Nomor 02/MLM/I/E/2015 tertanggal 17 September 2015.

Surat tentang Penetapan Hasil Hisab Zulhijah 1436 Hijriyah, menerangkan penentuan hari Idul Adha dilakukan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Dalam surat itu ditetapkan bahwa 1 Zulhijah 1436 H jatuh pada hari Senin Legi, 14 September 2015 M dan hari Arafah 9 Zulhijah 1436 H jatuh pada hari Selasa Wage, 22 September 2015 M dan sementara Idul Adha 10 Zulhijah 1436 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, 23 September 2015.

Sehubungan dengan maklumat tersebut, ia melanjutkan, “Ketua Umum PP Muhammadiyah H. Haidar Nashir, menghimbau seluruh warga Muhammadiyah melalui pimpinan wilayah, daerah, cabang dan ranting di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan shalat Idul Adha pada hari Rabu tanggal 23 September 2015 agar berkoordinasi dengan pihak berwenang, menjaga ketertiban, membina ukhuwah islamiah dan toleransi dengan sesama umat Islam yang merayakan Idul Adha pada hari yang berbeda.”

Secara terpisah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Barat, Mulyadi Djaya, menyebutkan, informasi maklumat pelaksanaan shalat Idul Adha sudah disampaikan kepada 9 Pimpinan Daerah (PDM) di Manokwari, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, Raja Ampat, Sorong Selatan, dan Kabupaten Teluk Wondama. Selanjutnya disampaikan kepada 36 cabang dan ranting yang ada di distrik dan desa di daerah masing-masing.

“Shalat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban sudah biasa berlangsung di kompleks amal usaha milik Muhammadiyah seperti di sekolah, masjid kampus, dan panti asuhan yang tersebar di daerah-daerah,” kata dosen Unipa ini. | siaran pers/**/redaksi