Bupati Manokwari Selatan dan Direktur Bisnis Regional Maluku-Papua PT PLN meninjau Disel pembangkit Listrik di Distrik Neney.

Warga Neney akhirnya nikmati listrik

RANSIKI, Cahayapapua.com— PT PLN (Persero) meluncurkan pengoperasian listrik di 101 Desa wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. 

Direktur Bisnis Regional Maluku- Papua PT PLN (Persero) Ahmad Rofik pada peluncuran di Distrik Neney, Rabu (25/10) mengatakan, pelunucuran ini dilakukan sekaligus memperingati Hari Listrik Nasional. “Ini sebagai kado PT PLN untuk masyarakat Papua dan Papua Barat,” kata Ahmad.

Dia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan program Indonesia terang. Dari situ PT PLN pun menggelontorkan program Papua Terang. Program ini menargetkan, hingga tahun 2020 mendatang seluruh desa di dua provinsi ini dapat teraliri listrik.

Ahmad mengutarakan, 101 desa baru yang teraliri listrik tahun ini tersebar di wilayah kerja PLN Sorong, Merauke, Timika, Manokwari, Jayapura, serta Biak.

General Manager PT PLN Wilayah Papua dan Papua Barat Yohanes Sukrislismono mengatakan,  melalui program Papua Terang, PLN hingga tahun 2017 ini sudah melistriki 117 desa di Papua dan Papua Barat.

“Target kita 379 desa, dengan ada 117 desa yang sudah menerima program ini maka tersisa 268 desa lagi. Kita target selesai pada Desember  2017 sehingga bisa menjadi kado natal,” katanya.

Di Distrik Neney terdapat 7 kampung yang teraliri listrik pada program ini. Kehadiran PLN di distrik tersebut disambut baik masyarakat setempat.

Bupati Manokwari Selatan Markus Waran mengatakan, Neney merupakan salah satu daerah pedalaman di kabupaten ini. Sebelum jalan darat dibangun daerah ini hanya bisa ditembus melalui pesawat kecil.

“Jalan darat sudah terbangun dan sekarang listrik pun sudah masuk. Ini sudah lama ditunggu, Neney yang dulu gelap sekarang terang,” katanya. (ibn)

Leave a Reply

%d bloggers like this: