Raja Ampat

Warga Sarankan Pantai JK Perlu Dilengkapi Patung Huruf

KAIMANA, Cahayapapua.com— Reklamasi pantai JK Kota Kaimana yang belakangan ini mulai dijadikan wadah untuk olahraga futsal perlu dan ditata dan dikelola secara lebih baik lagi. Lokasi tersebut sebaiknya cukup dijadikan tempat untuk menikmati pemandangan matahari terbenam atau matahari senja untuk mendukung predikat Kaimana sebagai kota senja.

Selain menikmati matahari terbenam, pemerintah daerah juga sebaiknya membangun patung huruf bertuliskan “Kota Senja Kaimana” atau Triton ataupun tulisan nama-nama suku asli di Kaimana di lokasi tersebut, sehingga keberadaannya membawa dampak positif bagi kemajuan pariwisata di Kaimana.

Saran dan harapan ini datang dari Peter, wisatawan asal Australia yang berkunjung ke Kota Kaimana belum lama ini. Menurut Peter, Kaimana merupakan daerah yang memiliki potensi pariwisata yang sangat indah untuk dikunjungi. Ia mengaku, mengenal Kaimana dari beberapa orang yang pernah mengelilingi Indonesia.

“Mereka bilang Kaimana itu kota senja yang indah. Saya mendengar dari beberapa orang kami yang pernah berkeliling Indonesia. Mereka sebut di Kaimana ada tempat wisata yang bagus, ada sunset yang sangat indah. Tiba di Bali ada yang juga beritahu bahwa Kaimana itu indah seperti lagunya. Saya kesini ingin sekali foto di tulisan Kaimana, tapi tidak ada,” ujarnya menggunakan bahasa Indonesia yang terbatah-batah.

Tidak hanya wisatawan, beberapa warga Kaimana juga berharap pemerintah daerah menyediakan wadah khusus seperti patung huruf agar orang bisa mengenang Kaimana. Diakui, kebijakan pemerintah daerah menata Pantai JK sudah sangat tepat, namun akan lebih bijak jika tempat tersebut cukup dijadikan lokasi menikmati matahari senja dilengkapi fitur lainnya seperti patung huruf.

“Di pantai JK itu sebenarnya sudah bagus, hanya mungkin perlu dilengkapi tulisan ‘Kaimana’ atau Triton atau mungkin lainnya, yang orang bisa manfaatkannya sebagai tempat wisata. Contoh di Pantai Losari Makassar, disitu ada tulisan Pantai Losari, ada juga tulisan nama suku. Atau di Raja Ampat, ada patung huruf yang keberadaannya bisa diabadikan sebagai kenangan bahkan untuk promosi. Kelihatannya sederhana tetapi kan bagus dan ada unsure seninya,” ujar warga. (ISA)

Tinggalkan Balasan