Ilustrasi Ikan mujair | Antara News

Warung Makan di Manokwari Dijejali Ikan Luar Daerah

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com– Ikan mujair yang selama ini dijual di warung-warung makan di Manokwari bukanlah hasil produksi para pengusaha ikan di Manokwari, tapi didatangkan dari luar daerah Papua.

Ketua Fraksi Manokwari Hebat di DPRD Manokwari Romer Tapilatu mengatakan, hal itu berbanding terbalik dengan potensi dan kekayaan alam melimpah yang ada di Manokwari.

Romer mengatakan, Program dalam APBD 2015 harus dapat mengakomodir kegiatan-kegiatan yang berbasis pada pemanfaatan potensi dan peningkatan skill masyarakat. Sebab masih banyak lahan-lahan nganggur disekeliling di Manokwari

“Di Jogja, PNPM Mandiri Pedesaan melakukan pembinaan disalah satu kampung disana. Dalam pembinaan selama 1 tahun, warga dapat memanfaatkan lahan dihalaman rumahnya untuk budidaya ikan mujair. Setiap satu kolam dapat mengasilkan 7 juta pertiga bulan,” kata Romer di Manokwari, baru-baru ini.

Dikampung tersebut, tidak ada air yang mengalir bebas dari mata air. Untuk mengairi kolamnya warga harus mencarinya dari tempat lain ada juga yang membeli di PDAM.

Sementara di Manokwari, cukup banyak air yang mengalir bebas disungai, hal itu dapat dimanfaatkan warga untuk membuat kolam ikan.

Menindaklanjuti potensi melimpah tersebut. Romer berharap pemda dapat mengarahkan kegiatanya dalam meningkatkan pemanfaatan potensi tersebut.” Ini baru satu contoh, masih banyak komuditas lain yang juga bisa dikembangkan,” imbuhnya.

Pada dokumen KUA-PPAS yang diajukan Pemda kepada DPR. Romer melihat belum ada kegiatan pendidikan informal untuk peningkatan skill masyarakat dalam rangka memanfaatkan potensi alamnya. Hampir 50 persen anggaran 2015 terserap pada urusan wajib pemerintah kabupaten. |TOYIBAN

Tinggalkan Balasan