ilustrasi

Waspada, Kejahatan Hipnotis Terjadi di Sorong

SORONG, CAHAYAPAPUA.com— Waspada bagi warga di wilayah Sorong dan sekitarnya, pasalnya, pencurian mulai marak terjadi dengan cara menghipnotis para korban. Diduga, para pelaku masih berkeliaran di daerah ini.

Steven, warga Jalan Sungai Maruni, Kilometer 10, Kota Sorong yang pernah menjadi korban atas kejahatan itu mengaku dihipnotis untuk menguras isi rekening bank miliknya.

Ia menuturkan, peristiwa itu, terjadi pada Rabu (02/12) lalu, sekitar pukul 23.00 WIT. Kala itu, dalam perjalanan pulang dari rumah temannya yang beralamat di Kampung Baru, Kota Sorong, disepanjang jalan Ahmat Yani, steven kemudian buntuti oleh dua pria tak dikenal.

Pria itu mendekat lalu mengajaknya berbincang-bincang, hingga pelaku mengarahkan seteven ke Bank Mandiri Cabang Sorong, untuk mengambilkan uang miliknya. Steven sadar, satu jam setelah kejadian itu, ia sadar saat rekanya dekat, Rahmat mengajaknya bicara.

Begitu ia sadar, ia pun bergegas mengecek saldo di ATM Mandiri. Ia pun kaget, sebab saldo yang semula sebanyak Rp.2,5 juta, tersisa Rp.100 ribu. Steven tak mampu berbuat apa-apa selain berharap agar polisi meringkus para pelakau.

Hal serupa pernah dialami Mutminah, warga Satuan Pemukiman II (SP-II), Kabupaten Sorong.ia mengaku pernah dihipnotis melalui telepon seluler. Saat itu, pelaku mengendalikan dan mengarahkan korban untuk mengirimkan sejumlah uang kepada pelaku.

Mutminah nyaris melakukan apa yang diperintahkan pelaku, ia sadar saat ia tiba di salah satu Bank di daerah tersebut. Mutminah disadarkan oleh satpam yang saat itu bertugas menjaga bank.

“Saya baru sadar, waktu saya telpon mau kirim uang, satpamnya tanya, mau kirim kemana Bu?,  dengan wajah kaku, saya jawab, saya disuruh sama orang yang ditelepon, beruntung pak satpam mengambil HP saya dan marah orang tersebut,” tutur Mutminah.| NASIR