Ketua PSW YPK Klemens Kmur lepas jalan santai meriahkan HUT YPK ke-54.

YPK Kaimana Kelola 29 Sekolah

KAIMANA, Cahayapapua.com—- Lima puluh empat tahun sudah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) berkiprah di Tanah Papua. Sebuah usia yang terbilang cukup matang dalam menata dunia pendidikan bagi terciptanya generasi penerus cita-cita bangsa di Tanah Papua. Sebagai ungkapan syukur atas bertambahnya usia, Selasa (8/3/2016) keluarga besar YPK Kabupaten Kaimana menggelar ibadah syukur bertempat di Gereja Jemaat Gwereshera GKI Kaimana.

Sehari sebelumnya, pengurus yayasan bersama guru dan pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMK se-Kota Kaimana mengadakan kegiatan jalan santai yang dilepas resmi Ketua PSW YPK Kaimana, Drs. Klemens Kmur. Kegiatan ini mengambil garis star Taman Kota melintasi beberapa jalur jalan kota Kaimana dan kembali ke garis finis.

Ketua PSW YPK Klemens Kmur sebelum melepas peserta jalan santai mengatakan, HUT YPK yang ke-54 merupakan sebuah hadiah yang paling berharga dari Tuhan sang pencipta yang masih memberikan kesempatan kepada YPK membangunan dunia pendidikan di Tanah Papua, terlebih khusus di Kabupaten Kaimana. Dijelaskan, saat ini jumlah sekolah yang berada dibawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Kristen Kabupaten Kaimana mencapai 29 buah dengan rincian SD 27 buah, SMP 1 buah dan SMK 1 buah.

Dari total ini 29 sekolah ini, 26 diantaranya berjenjang Sekolah Dasar berada di kampung-kampung dan tiga lainnya berada di kota yakni SD YPK, SMP YPK dan SMK YPK Efata. Total murid dari tingkat SD, SMP dan SMK sebanyak 2.800 orang, sedangkan guru mencapai 149 orang. Dijelaskan, untuk peningkatan kompetensi guru, pengurus pusat YPK Papua dan Papua Barat telah melakukan MoU dengan Universitas Cenderawasih, dimana guru YPK yang ingin mendapatkan akta mengajar, melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 maupun S2 bisa mengikuti perkuliahan di Universitas Cenderawasih.

“Ini hasil dari pergumulan panjang kita selama ini. Ada edaran dari pengurus pusat YPK Papua dan Papua Barat untuk guru yang belum memiliki akta mengajar, belum menyelesaikan pendidikan S1 dan yang mau ke jenjang S2 diberikan kesempatan berkuliah di Uncen. Ini kesempatan baik untuk teman-teman. Pekerjaan di YPK adalah pekerjaan Tuhan, pekerjaan gereja sehingga kalau kita bekerja dengan sungguh mendidik anak-anak maka kita semua akan diberkati Tuhan,” ujarnya. (ISA)

Tinggalkan Balasan